Apakah
kedamaian itu? kedamaian berasal dari kata damai yang memiliki arti kata yang
positif. bahkan tidak ada satupun orang yang menolak suatu kedamaian. Definisi
kedamaian juga sangat luas.Kedamaian bisa berarti Perdamaian dapat menunjuk ke
persetujuan mengakhiri sebuah perang, atau ketiadaan perang, atau ke sebuah
periode di mana sebuah angkatan bersenjata tidak memerangi musuh. Damai dapat
juga berarti sebuah keadaan tenang, seperti yang umum di tempat-tempat yang
terpencil, mengijinkan untuk tidur atau meditasi. Damai dapat juga
menggambarkan keadaan emosi dalam diri dan akhirnya damai juga dapat berarti
kombinasi dari definisi-definisi di atas. Namun
ada satu hal yang sangat mengusik dari kedamaian tersebut yakni adanya
perselisihan tentang paham agama. Seperti contoh dalam kasus pembakaran Gereja
di Aceh; pengerusakan Masjid di Tolikara, Papua; Pemberantasan kaum Rohingya;
bahkan yang menjadi topic pembahasan di seluruh penjuru dunia yang tak henti
menebar terror yakni ISIS. Hampir semua alasan pengerusakan tempat ibadah
mengatas namakan Agama. Mereka melakukan hal tersebut atas dasar
membela kebenaran Agamanya. Adanya pemikiran sempit dan penafsiran yang keliru
membuat mereka mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan dan kedamaian untuk membela
dengan mengatasnamakan Tuhan. Namun menurut PK, film dari India yang
menceritakan tentang seseorang yang mencari kebenaran atas Tuhan menganggap
bahwa Tuhan tidak perlu dibela dan dilindungi, justru manusialah yang harusnya
dilindungi dan dibela. Tuhan Maha Esa, Maha Besar, Maha Kuasa, jika Tuhan bisa
menciptakan seluruh alam semesta yang begitu besarnya, dan manusia berusaha
untuk melindungi Tuhan, Justru Tuhan tidak membutuhkan perlindungan, karena
Tuhan itu Maha Esa, tak terbatas kuasaNya, tak terbatas ruang dan waktu serta
Tuhan itu Kekal. Sedangkan manusia yang sarat dengan keterbatasan, bahkan suatu
saat bisa meninggal karena takdir yang telah ditentukan oleh Tuhan. Namun pada
dasarnya Tuhan adalah satu. Dan Agama merupakan jalan menuju kepada Tuhan,
hanya saja cara beribadahnya yang berbeda, memiliki tatacara ibadah yang
berbeda karena setiap agama memiliki cara yang khas dalam berekspresi untuk
menunjukan komunikasi kepada Tuhan. Agama Katolik melalui dokumen hasil dari Konsili Vatikan II
yaitu Nostra Aetatea mengemukakan toleransi terhadap Agama Katolik dengan Agama
yang bukan katolik. Salah satu kutipannya seperti berikut ini:
"Gereja Katolik tidak menolak apa pun
yang dalam agama-
agama itu serba benar dan suci. Dengan
sikap hormat yang tulus, Gereja merenungkan cara-
cara bertindak dan hidup, kaidah-kaidah
serta ajaran-ajaran yang memang dalam banyak hal berbeda dari apa yang diyakini dan
diajarkannya sendiri, tetapi tidak jarang toh memantulkan sinar kebenaran, yang
menerangi semua orang."
Bahkan dalam
1 Yohanes 4:8 “Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah
kasih” diterangkan pula untuk saling
mengasihi, karena Tuhan Allah sendiri adalah Maha Pengasih dan Pendamai bagi
setiap umat manusia. Semua Agama mengajarkan bahwa Iman tanpa Perbuatan pada
dasarnya adalah mati. Maka dari itu, menciptakan Kedamaian merupakan sebuah
tindakan iman atas dasar perwujudan kepercayaan kita akan Tuhan, dan
mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari adalah Perbuatan konkret yang
dilaksanakan sebagai bukti bahwa kita mempercayai Tuhan sebagai Sang Pencipta. Sebagai umat beragama yang tentu mempercayai akan adanya Tuhan, sudah selayaknya kita membuat tindakan nyata menciptakan kedamaian dengan cara saling toleransi antar umat beragama. Saling menyayangi sesama manusia, karena pada hakikatnya manusia tidak dapat hidup sendiri.
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapusSip damai itu indah
BalasHapusDamai memang indah, apalagi jika dilakukan dalam tindakan nyata.
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Hapusseberat apapun proses yang Tuhan beri jalani dan nikmati proses tersebut. karna semuanya itu dapat mendatangkan kedamaian bagi hidup kita. Amin
BalasHapusAmin. karena hasil tidak akan menghianati usaha. Good Bless
HapusMemang kadang susah berdamai dgn orang yg bermasalah dgn kita, tapi bukan berarti tidak mungkin. Thank you, God bless
BalasHapusYa, kadang berdamai dengan diri sendiri juga sulit. namun akan lebih mudah ketika kita sudah menerima diri sendiri, maka dengan sendirinya pula kita akan menerima masalah yang akan dihadapi. dan tak menutup kemungkinan dalam mewujudkan Perdamaian menjadi mudah.
HapusSip. Setuju , damai itu indah
BalasHapussaya sangat mengapresiasi dan setuju sekali dengan pendapat anda, bahwa menang, pada kenyataannya sekarang ini, banyak sekali manusia yang saling berdebat, berkelahi karena oermasalahan sepele, salah satunya perbedaan agama, semoga dengan adanya blog anda. setidaknya bisa membuka paradigma semua orang agar tidak lagi mengulang perkelahian karena perbedaan yang sama sekali tidak berpengaruh, Tuhan Memberkati
BalasHapussaya sangat setuju jika kedamaian itu indah. kedamaian diantara kita dapat menyatukan perpecahan yang semulanya tidak mungkin menjadi mungkin.thankyou _ARTISA0119_
BalasHapusbaik sekali, kedamaian akan membuat kesejeahteraan umat manusia di dunia ini
BalasHapusWahyu! Tulisan yang menginspirasi.
BalasHapusTerus Berkarya ya.
God Bless You. :)
Semoga perdamaian itu akan selalu terwujud dalam kehidupan kita :)
BalasHapussangat menarik, semoga dapat menginspirasi. god bless u :)
BalasHapusArtikel anda bagus,, sangat mengikspirasi ,, makasihh dan Gos Bless you :D
BalasHapusartikelnya bagus
BalasHapussangat menginspirasi
Artikel anda sangat menginspirasi readers. Semoga kita bisa selalu hidup damai
BalasHapusmemang perdamaian yg diinginkan Semua Agama...
BalasHapusTerimakasih . Artikelnya sangat membantu dan menginspirasiii . Semoga bisa terealisasikan ya kedepann . Amiiinnn . GBu ^^
BalasHapusNice article, semoga kita dapat selalu menginspirasi setiap orang:) amin godbless
BalasHapusnice article :)
BalasHapusgood wahyuuu.. teruskan karyanya yaaa
BalasHapusartikenya bagus, semoga bermanfaat buat kita semua. terus berkarya ok.
BalasHapusBenar yuu junjung tinggi toleransi sebagai umat beragama
BalasHapusartikel yang menarik dan bermanfaat wahyu ;)
BalasHapusartikel nya sangat menarik dan semoga bermaanfaat bagi semua pembacanya ..aminn
BalasHapusnice article sangat menginspirasi
BalasHapusSaya sangat setuju dengan artikel kamu, bagus sekali. Marilah saling menjaganya agar Tuhan sorak gembira. GBU
BalasHapusArtikelnya luar biasa, damai itu emg indah:)
BalasHapusblognya bermanfaat banget buat kita semua . keren! <3
BalasHapusnice writing, keep going.
BalasHapusPerjuangan untuk kedamaian itu sangat dibutuhkan mulai dari hal kecil yang biasa mengundang perdebatan melalui cara dialog kita kepada seseorang.
BalasHapusTuhan mencintai kedamaian begitu pula jg manusia pun menginginkan kedamaian. Good artikel
BalasHapusgood post.... semoga ini dapat menjadi pedoman bagi kita semua yaa... ku tnggu post mu selanjutnya GBU
BalasHapusBersatu menjaga perdamaian
BalasHapusTanpa mendeskriminasikan antar umat
Damai itu indah.
post anda sangat bagus dan menginspirasi. terus berkayarya. gbu;)
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapusPemikiran yang bagus. Semoga bisa nambah ilmu
BalasHapusnice article :) benar adanya bahwa perdamaian itu indah. semoga menjadi berkat bagi kita semoga dan terus berkarya wahyu :) Gby
BalasHapusnice post Wahyu!
BalasHapus"Damai" itu merupakan visualisasi rasa ayem tentram dan nyaman, dan itu terbentuk disaat keadaan dan sekitar mendukungnya.
Mengenai perbedaan, itu sudah sejak dahulu kala, dan ketika dari setiap perbedaan itu ada yang merasa kurang puas akibat keserakahan, pastinya akan berupaya menindas yang lainnya.
Mengenai radikalisme yang terjadi akibat keserakahan dan salah pemahaman diri, itu sejak dahulu pula yang namanya keseimbangan antara dua sisi kehidupan secara alamiah di bumi ini, Ada siang pasti ada malam, ada wanita tentu ada pria, ada kejahatan tentu pula ada kebaikan dsb.
Yang utama, kita memiliki prinsip dan sikap untuk dapat mensikapi diri dalam keberbedaan dan apalah macamnya itu agar dapat meraih "damai" aman tentram dan lancar dalam giat meraih kehidupan yang layak.
Mengenai Tuhan itu Esa, Tuhan memang tidak perlu dibela!
Justru dibalik semua kisah di bumi ini, pastilah ada sutradara, semua kisah pasti ada dan terjadi. Dan sekiranya sangat diperlukan untuk mengguncang "cerita" pastinya panggung akan dibuat sedemikian rupa: heboh (gempa, banjir, perang dsb), damai, tenang, dan entah apapun.
Tuhan-lah sang sutradara, Dialah yang berkuasa, dan entah apa maksudnya dengan semua ini, yang ku ketahui semua ini demi keseimbangan. Oleh karena itu, sebagai pelaku/pemain dari sebuah naskah cerita ini, tentunya mengerti harus bagaimana bertindak dan bagaimana mensikapinya agar teruji dan tersaring menjadi tokoh pilihan yang baik, bijak dan selamat dari segala keadaan kisah skenario besar ini.
Itu sekedar coretanku dan menurut pendapatku, bisa dibantah maupun ditelaah. Semoga sukses selalu, salam untuk semuanya
Yoyok Jogja
terima kasih untuk komentarnya. benar, Tuhan adalah pencipta manusia, sudah sepatutnya sebagai umatnya, kita selalu mengusahakan kedamaian, karena pada dasarnya Tuhan mencintai kedamaian.
HapusIsi blognya sangat menginspirasi dan banyak memberi pengetahuan yang baik, teruslah berkarya.Semangat! Tuhan memberkati :)
BalasHapusIsi blognya sangat menginspirasi dan banyak memberi pengetahuan yang baik, teruslah berkarya.Semangat! Tuhan memberkati :)
BalasHapus